Ini Dia 4 Folder Komputer Yang Bikin Para ASN Kariernya Semakin Melejit

Table of Contents

Kamu yang saat ini bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), baik sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tentunya ingin sekali meningkat kariernya. Betul kan?

Nah ternyata ada 2 (dua) faktor yang mempengaruhi peningkatan karier, yaitu gabungan faktor internal dan faktor eksternal.

Pada artikel ini kamu akan mendapatkan insight dari sisi internal alias pengembangan diri. Faktor ini merupakan hal yang bisa kita kendalikan dan upayakan maksimal, sedangkan faktor eksternal akan kita bahas pada kesempatan lain.

Next!

Bagian pertama kamu harus tahu dulu level jenjang karier ASN. Agar mendapatkan goal yang jelas dan spesifik.

Lalu lanjut ke bagian kedua yang membahas folder komputer apa saja yang harus kamu sediakan untuk mencapai target tersebut.

Level jenjang karier ASN


Ayo kita mengingat kembali UU No. 20 Tahun 2023 tentang ASN. Disana tercantum 3 (tiga) level jenjang karier seorang ASN yang harus kamu ketahui.

Perhatikan!

Karier seorang ASN (PNS dan PPPK), tidak terbatas kenaikan Pangkat/Golongan saja ya. Tapi juga ada level yang bisa menjadi target kamu.

Jabatan Administrasi (JA).


Jabatan Administrasi dibagi lagi menjadi 2 (dua) jenis:

  1. Administrator (Manajerial tingkat menengah).
  2. Pengawas (Manajerial tingkat dasar).

Level ini biasa diisi oleh pejabat eselon III (administrator) dan eselon IV (pengawas). Jika memenuhi syarat kompetensi dan kinerja, kamu bisa berlanjut ke Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT).

Selain itu, kamu juga bisa berpindah jalur ke Jabatan Fungsional (JF). Tentunya kamu juga harus memenuhi syarat ya!

Contoh perpindahan level ke JF: Jika sekarang ini kamu menjabat Kepala Seksi, maka kamu bisa pindah ke Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Muda.

Jabatan Fungsional (JF).


Level ini merupakan jabatan non-manajerial. Kamu melaksanakan pekerjaan berdasarkan keahlian dan/atau keterampilan tertentu. 

Jabatan ini diisi oleh para Profesional. Misalnya dosen, guru, dokter, perawat, peneliti, auditor, penyuluh, penghulu, analis kebijakan, analis SDM aparatur, APK APBN, pengembang teknologi pembelajaran dsb.

Jalur ini memiliki jenjang karier untuk rumpun keahlian. Di mulai Ahli Pertama -> Ahli Muda -> Ahli Madya -> Ahli Utama.

Sedangkan untuk rumpun keterampilan terdapat jabatan teknis.

Jika kamu yang menduduki jabatan Ahli Utama, itu setara dengan JPT Madya. 

Selain itu perpindahan jabatan juga bisa dari JF ke JA atau JPT. 

Contoh peningkatan karier pada level JF: Kamu seorang Perawat Ahli Muda, maka kamu bisa naik ke Ahli Madya atau pindah menduduki JA Eselon III.

Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT).


Level ini merupakan jabatan manajerial tingkat tinggi alias puncak karier kamu sebagai ASN. 

Ada 3 (tiga) jenis jabatan, yaitu:

  1. JPT Utama.
  2. JPT Madya.
  3. JPT Pratama.

Jika berada di level ini, kamu berperan sebagai pejabat Eselon I (Utama & Madya) dan Eselon II (Pratama). 

Untuk mencapai JPT, prosesnya harus melalui seleksi terbuka berbasis sistem merit. Next kita akan bahas ya!

JPT pun bisa beralih ke level jabatan lain yang setara. Contohnya Kepala Kantor Wilayah pindah ke JF Ahli Utama selama tersedia formasi di instansi. 

4 (Empat) Folder Penting Peningkatan Karier ASN


Sudah lama dunia memasuki era digital. Pekerjaan semua menggunakan internet. Baik berkomunikasi dan menyimpan informasi digital.

Tujuan yang sudah ditentukan harus dibarengi dengan strategi yang tepat. 

Kamu perlu suatu sistem atau kerangka kerja yang efektif dan efisien, yaitu mengatur folder komputer dengan metode PARA.

PARA merupakan akronim dari Projects, Areas, Resources, dan Archives.

Metode ini diperkenalkan oleh Tiago Forte melalui konsep Second Brain (otak kedua). Sebuah sistem yang membuat kamu gampang mencari berkas, file, multimedia, dan lain-lain.

Tugas kamu hanya perlu menambahkan 4 folder utama. Di dalam folder-folder tersebut baru isi informasi yang lebih detail. 

Sambil membaca section ini, diharapkan kamu bisa sekaligus praktek ya!


1. Folder Projects (Proyek)

Segera buat folder baru di Local Disk D atau di salah satu penyimpanan kamu dengan nama 01 Projects

Folder ini diisi dengan informasi yang berkaitan dengan kegiatan yang memiliki tenggat waktu spesifik.

Contohnya dengan membuat folder berikut:

  • Laporan Kinerja / Perjanjian Kinerja
  • Kegiatan TW 1
  • Kegiatan TW 2
  • Kegiatan TW 3
  • Kegiatan TW 4
  • Laporan Target dan Realisasi Anggaran

Didalamnya masukan dokumen yang berkaitan seperti dokumen regulasi, undangan, hasil rapat, dan dokumentasi. 

2. Folder Areas (Area)


Sama pada folder projects, buat folder dengan nama 02 Areas

Isi folder ini dengan bidang kehidupan kamu yang berkelanjutan yang tidak memiliki deadline.

Siapkan folder dengan nama:

  • Rapat Bulanan Tim.
  • Materi Pelatihan Soft Skil dan Sertifikat.
  • Rapat dengan Atasan.

3. Folder Resources (Sumber Daya)


Lalu lanjut buat folder dengan nama 03 Resources.

Tempat penyimpanan informasi yang menarik tetapi tidak terkait dengan proyek atau area aktif. Tapi suatu saat kamu butuh informasinya.

Buat folder dengan nama berikut:

  • Regulasi SK Internal.
  • Regulasi Keputusan.
  • Materi Presentasi & Publik Speaking.
  • Kumpulan SOP.
  • Kumpulan Standar Pelayanan Minimal.
  • Tempat Meeting.

4. Folder Archives


Folder terakhir yang harus kamu buat yaitu 04 Archives.

Tempat dimana isi dari ketiga folder diatas sudah tidak terpakai lagi. Proyek yang udah selesai, area yang mungkin sudah tidak lagi jadi bagian hidupmu, atau sumber daya yang mungkin tidak lagi kamu cari.

Gunakan fitur Cut and Paste di komputer kamu. Lalu letakkan di folder ini.

Cukup sederhanakan kan? 

Sekarang produktivitasmu bakal meningkat, supaya karier ASN di era digital dapat tercapai.